Uncategorized

Mimpi jadi Investor

Written by Blogging Preneur · 1 min read >

Menjadi Karyawan (employee), bisnis sendiri (self-employed), menjadi pengusaha (business owner), dan sekaligus sebagai investor, itu memang bisa menjadi pekerjaan kita. Contohnya, dokter, selain dia sudah tercatat sebagai pegawai negeri atau sebagai karyawan, dia pada saat praktik di rumah atu di tempat praktiknya, maka sang dokter itu sudah mengelola bisnis sendiri.

Nah, apabila dokter itu punya klinik atau laboratorium, maka dia sebagai layaknya pengusaha. Sedangkan, kalau dia membeli aset dalam bentuk real estate atau rumah, atau membeli saham, maka dokter tersebut sebagai investor atau penanam modal. Tapi yang jelas, jika kita ingin mendapatkan kekayaan atau aset untuk masa depan, saya kira lebih pas atau cocok kalau kita sudah menjadi pengusaha, maka tidak sulit untuk menjadi investor.

Kalau kita sebagai karyawan, maka kita bekerja untuk orang lain. Sementara, kalau kita mengelola bisnis sendiri, maka kita bekerja untuk diri kita sendiri, sehingga kalau kita libur tentu tidak akan dapat duit. Karena apa? Itu karena, dengan mengelola bisnis sendiri kita bekerja belum menggunakan sistim. Sehingga, tanpa kita terlibat langsung dalam bisnis itu, maka bisnis tidak akan jalan. Jika kita sebagai pengusaha, maka orang bekerja untuk kita. Artinya, kita sudah menggunakan sistem. Katakanlah, kalau kita sebagai pengusaha sedang cuti atau libur satu tahun, bahkan waktunya cukup lama sekalipun, maka bisnis itu tetap jalan. Bahkan, tak menutup kemungkinan bisnis kita justru maju. Dan, saya kerap kali melihat, bahwa mereka yang sekarang telah menjadi pengusaha, bisa juga sekaligus menjadi investor. Kalau kita sebagai pengusaha kecil, yang kesemuanya dari yang kecil sampai yang besar kita urus sendiri, maka begitu kita berlibur, uangnya juga libur.

Jika kita sebagai karyawan di perusahaan yang memberikan gaji besar, dan kita bisa menabung, maka kita setelah pension kita bisa menjadi investor. Kalau kita sebagai karyawan dengan penghasilan pas-pasan, itu bisa dengan memulai usaha atau bisnis kecil-kecilan atau mengelola bisnis sendiri yang masih kecil. Oleh karena itu, saya berpendapat kalau sekarang ini posisi kita sebagai karyawan, maka kita sebaiknya berusaha keras, bagaimana bisa punya bisnis sendiri. Setelah bisnis itu jalan, maka bagaimana kita berusaha mengembangkan sistem, dimana bisnis kita menjadi besar. Sampai akhirnya kita bisa menjadi pengusaha.

Dan, setelah itu bukan hal yang tidak mungkin, kalau kemudin kita bisa menjadi investor. Menjadi investor berarti uang bekerja untuk kita. Maka, kalau kita mau kaya mestinya tidak cukup kita menjadi karyawan atau sekadar punya bisnis kecil-kecilan, sebaiknya kita harus berani menjadi pengusaha atau investor, sekalipun menuju arah kesana bukan hal yang mudah. Tak sekalipun tantangan yang harus kita hadapi. Tapi yakinlah, dengan kita memiliki jiwa entrepreneur, mimpi jadi investor akan menjadi kenyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *