<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sulit Untuk Memulai</title>
	<atom:link href="http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/</link>
	<description>Cara "GILA" Jadi Pengusaha</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 04:56:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: JOE</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-674</link>
		<dc:creator>JOE</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 08:30:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-674</guid>
		<description>Salam Pak purdie, memulai usaha tanpa modal... ??%$#&amp;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Pak purdie, memulai usaha tanpa modal&#8230; ??%$#&amp;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lia</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-536</link>
		<dc:creator>Lia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 00:56:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-536</guid>
		<description>Bisnis properti?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis properti?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Danu</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-480</link>
		<dc:creator>Danu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 17:08:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-480</guid>
		<description>Sahabat saya pemilik Mie Ceker sebelumnya adalah bankir sebuah bank besar di Jakarta. Karena tidak puas dengan kebijakan kantor beliau berhenti padahal sebagai pimpinan wilayah pada saat itu gajinya sudah sekitar 25 jt. Dengan berbekal uang pesangon teman saya bersama istrinya membuka Mie Ceker, sebeum dibuka teman saya itu melakukan tester produk MC nya kepada teman2nya tempatnya bekerja dulu. Dari mulai 1 gerai teman saya itu sekarang telah memiliki 6 gerai MC. Jadi menurut saya anda tidak perlu takut untuk berwiraswata untuk mewujudkan cita2mu. Berusaha itu merupakan amanah dan ibadah sebagaimana yg diajarkan oleh Nabi Muhammad SAR. Gunakan prinsip MANJADA WAJADA, bawang siapa yang berusaha bersungguh2 dia akan berhasil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat saya pemilik Mie Ceker sebelumnya adalah bankir sebuah bank besar di Jakarta. Karena tidak puas dengan kebijakan kantor beliau berhenti padahal sebagai pimpinan wilayah pada saat itu gajinya sudah sekitar 25 jt. Dengan berbekal uang pesangon teman saya bersama istrinya membuka Mie Ceker, sebeum dibuka teman saya itu melakukan tester produk MC nya kepada teman2nya tempatnya bekerja dulu. Dari mulai 1 gerai teman saya itu sekarang telah memiliki 6 gerai MC. Jadi menurut saya anda tidak perlu takut untuk berwiraswata untuk mewujudkan cita2mu. Berusaha itu merupakan amanah dan ibadah sebagaimana yg diajarkan oleh Nabi Muhammad SAR. Gunakan prinsip MANJADA WAJADA, bawang siapa yang berusaha bersungguh2 dia akan berhasil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yanto</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-479</link>
		<dc:creator>Yanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 14:58:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-479</guid>
		<description>Aku saat ini kerja sebagai tenaga Guarding ( outsourching ) di sebuah bank umum syariah swasta sambil kuliah. Beberapa tahun belakang ini aku sungguh merasa jalan ditempat, kalaulah tidak dikatakan justru jalan mundur. 
Aku ingin sekali memiliki usaha sendiri(wiraswasta). tepai setiap kali mengeluarkan ide kepada istri justru menjadi tidak bersemangat karena terlalu banyak fikiran dan khawatir.
mohon solusi untuk mewujudkan impianku. Aku sangat ingin &quot;my dream become true&quot;. 
Matur nuwun.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku saat ini kerja sebagai tenaga Guarding ( outsourching ) di sebuah bank umum syariah swasta sambil kuliah. Beberapa tahun belakang ini aku sungguh merasa jalan ditempat, kalaulah tidak dikatakan justru jalan mundur.<br />
Aku ingin sekali memiliki usaha sendiri(wiraswasta). tepai setiap kali mengeluarkan ide kepada istri justru menjadi tidak bersemangat karena terlalu banyak fikiran dan khawatir.<br />
mohon solusi untuk mewujudkan impianku. Aku sangat ingin &#8220;my dream become true&#8221;.<br />
Matur nuwun&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: denny</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-229</link>
		<dc:creator>denny</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 07:28:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-229</guid>
		<description>Posting yang inspiratif Pak..
Semoga saya bisa mulai langkah pertama saya dalam bisnis..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Posting yang inspiratif Pak..<br />
Semoga saya bisa mulai langkah pertama saya dalam bisnis..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Spiritual Properti</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-211</link>
		<dc:creator>Spiritual Properti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 06:10:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-211</guid>
		<description>Subhanallah 
Motivasi yang luar biasa &amp; dahsyat, Banyak memberi maka anda banyak menerima. Selalu belajar dan mengetahui hal baru, buka pikiran untuk menerima peluang dan kesempatan baru, 
Ada satu bisnis yang tidak akan pernah ada habisnya yaitu investor properti, bumi cuma ada satu dan harga selalu naik secara berlipat-lipat, 
raih dua kesuksesan properti anda sekaligus dunia dan akhirat yang dipadukan dengan nilai-nilai robbaniyah, MAU ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah<br />
Motivasi yang luar biasa &amp; dahsyat, Banyak memberi maka anda banyak menerima. Selalu belajar dan mengetahui hal baru, buka pikiran untuk menerima peluang dan kesempatan baru,<br />
Ada satu bisnis yang tidak akan pernah ada habisnya yaitu investor properti, bumi cuma ada satu dan harga selalu naik secara berlipat-lipat,<br />
raih dua kesuksesan properti anda sekaligus dunia dan akhirat yang dipadukan dengan nilai-nilai robbaniyah, MAU ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosie</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-119</link>
		<dc:creator>yosie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 17:00:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-119</guid>
		<description>malam pak,
Saat ini saya adalah seorang kary. sebuah bank BUMN di kota saya. Mimpi saya untuk jadi seorang pengusaha sebenarnya sudah ada sejak saya kelas 1 SMA. Saya dulu pernah mulai usaha ayam potong kecil-kecilan yang saya biayai dari uang saku sekolah saya. Gagal. 
Kemudian bersama teman-teman sempat membuat tempe sendiri dan memasarkannya sendiri. Gagal lagi.
Kuliah sambil kerja di sebuah stasiun radio sebagai penyiar membuat saya mampu untuk membeli kamera untuk menekuni dunia fotography hingga saya bisa beli 4 kamera lagi dari usaha motret berbagai acara perkawainan/ulang tahun. hoby ini saya hentikan skrg. Kamera saya jual dan tinggal 1 saja untuk kenang-kenangan.
Sejak saya bekerja di sebuah bank BUMN ini dimana sepertinya segala kebutuhan saya secara minimal (keluarga, rumah, mobil dan sedikit investasi property) telah tercukupi. Tapi obsesi saya untuk jadi pengusaha masih menjadi mimpi saja rasanya. 
Sedikit tabungan yang ada sejak bekerja di bank, saya gunakan untuk membuka usaha jasa konstruksi. Awalnya berjalan lancar tapi setelah 3 tahun, kendala mulai muncul dimana tingkat persaingan untuk mencari proyek-proyek semakin tinggi. Sedangkan disisi lain waktu saya seharian digunakan untuk bekerja di bank. Saya tidak punya waktu untuk melakukan loby pada para pejabat birokrasi. Usaha saya gagal lagi.
saya coba lagi buka toko bangunan dan yang menjaga toko adalah mertua. Karena kontrol kurang banyak barang lost. Usaha ditutup lagi.
Sekarang saya mencoba usaha lagi dalam bidang tanaman hias dan tanaman buah (kebetulan saya hobby). Usaha ini sudah berjalan hampir 2 tahun tapi rasanya masih jalan di tempat. Untuk usaha yang ini saya kerjakan sendiri semua, hanya sesekali aja panggil orang untuk bantu-bantu.
Kesimpulan saya : Saya tidak pernah total untuk menekuni usaha.
saya kuatir usaha saya ini tidak/belum bisa menggantikan penghasilan saya bekerja di bank sehingga saya tidak bisa menghidupi keluarga saya dengan layak.
Bagaimana ini pak tolong saya dibantu dong.
Matur nuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>malam pak,<br />
Saat ini saya adalah seorang kary. sebuah bank BUMN di kota saya. Mimpi saya untuk jadi seorang pengusaha sebenarnya sudah ada sejak saya kelas 1 SMA. Saya dulu pernah mulai usaha ayam potong kecil-kecilan yang saya biayai dari uang saku sekolah saya. Gagal.<br />
Kemudian bersama teman-teman sempat membuat tempe sendiri dan memasarkannya sendiri. Gagal lagi.<br />
Kuliah sambil kerja di sebuah stasiun radio sebagai penyiar membuat saya mampu untuk membeli kamera untuk menekuni dunia fotography hingga saya bisa beli 4 kamera lagi dari usaha motret berbagai acara perkawainan/ulang tahun. hoby ini saya hentikan skrg. Kamera saya jual dan tinggal 1 saja untuk kenang-kenangan.<br />
Sejak saya bekerja di sebuah bank BUMN ini dimana sepertinya segala kebutuhan saya secara minimal (keluarga, rumah, mobil dan sedikit investasi property) telah tercukupi. Tapi obsesi saya untuk jadi pengusaha masih menjadi mimpi saja rasanya.<br />
Sedikit tabungan yang ada sejak bekerja di bank, saya gunakan untuk membuka usaha jasa konstruksi. Awalnya berjalan lancar tapi setelah 3 tahun, kendala mulai muncul dimana tingkat persaingan untuk mencari proyek-proyek semakin tinggi. Sedangkan disisi lain waktu saya seharian digunakan untuk bekerja di bank. Saya tidak punya waktu untuk melakukan loby pada para pejabat birokrasi. Usaha saya gagal lagi.<br />
saya coba lagi buka toko bangunan dan yang menjaga toko adalah mertua. Karena kontrol kurang banyak barang lost. Usaha ditutup lagi.<br />
Sekarang saya mencoba usaha lagi dalam bidang tanaman hias dan tanaman buah (kebetulan saya hobby). Usaha ini sudah berjalan hampir 2 tahun tapi rasanya masih jalan di tempat. Untuk usaha yang ini saya kerjakan sendiri semua, hanya sesekali aja panggil orang untuk bantu-bantu.<br />
Kesimpulan saya : Saya tidak pernah total untuk menekuni usaha.<br />
saya kuatir usaha saya ini tidak/belum bisa menggantikan penghasilan saya bekerja di bank sehingga saya tidak bisa menghidupi keluarga saya dengan layak.<br />
Bagaimana ini pak tolong saya dibantu dong.<br />
Matur nuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Orang GILA</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-39</link>
		<dc:creator>Orang GILA</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 11:42:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-39</guid>
		<description>OKE! Thanks very much...
Mulai...positive thinking, positive feeling. Good luck pa Purdi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>OKE! Thanks very much&#8230;<br />
Mulai&#8230;positive thinking, positive feeling. Good luck pa Purdi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dafa</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-23</link>
		<dc:creator>Dafa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 04:55:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-23</guid>
		<description>salut buat pak purdi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salut buat pak purdi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pardi</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/modal-awal/2009/03/sulit-untuk-memulai/comment-page-1/#comment-21</link>
		<dc:creator>pardi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 10:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=38#comment-21</guid>
		<description>saya mau mulai coba usaha dengan memasok kebutuhan para pedagang kecil semisal tukang es cendol, rujak, ketoprak, dan pedagang lainnya yang membutuhkan guka merah. karna saya bermaksud memasok gula merah langsung kemereka. pemikiran sya jika lamgsung pada pedagang untuk hargapun bisa layak untuk diperhitungkan dari pada kita memasoknya ke warung/toko. kendala saya karena saya sekarang berprofesi sebagai sopir pribadi pertimbangan waktu danpersediaan barang bagaimana? barang saya ambil langsung dari daerah dari rumah kerumah atau mungkinkah saya percayakan seseorang untuk jadi pengumpul?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau mulai coba usaha dengan memasok kebutuhan para pedagang kecil semisal tukang es cendol, rujak, ketoprak, dan pedagang lainnya yang membutuhkan guka merah. karna saya bermaksud memasok gula merah langsung kemereka. pemikiran sya jika lamgsung pada pedagang untuk hargapun bisa layak untuk diperhitungkan dari pada kita memasoknya ke warung/toko. kendala saya karena saya sekarang berprofesi sebagai sopir pribadi pertimbangan waktu danpersediaan barang bagaimana? barang saya ambil langsung dari daerah dari rumah kerumah atau mungkinkah saya percayakan seseorang untuk jadi pengumpul?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
