Berani Sukses
Seberapa besar rejeki yang kita inginkan,
itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil resiko.
– Purdi E Chandra
HANYA segelintir entrepreneur yang dapat mencapai tangga sukses teratas tanpa perjuangan dan pengorbanan. Resepnya, antara lain, kalau melakukan kesalahan, mereka melupakannya dan terus bekerja, hingga akhirnya mencapai kesuksesan. Menurut saya, kita sebagai entrepreneur harus selalu berani berpikiran sukses dan berani mengembangkan kepercayaan diri.
Harus selalu ingat, bahwa kita adalah orang yang berpotensi dalam bisnis, yang setiap saat harus selalu melipatgandakan kepercayaan diri, dan bisa menghilangkan penyakit exucitis, penyakit mencari alasan. Apakah itu alasan yang berkaitan dengan kesehatan, intelejensia atau kecerdasan, usia, dan nasib. Kita pun juga harus berani merubah kegagalan menjadi kemenangan atau kesuksesan.
Untuk sebuah kesuksesan, dibutuhkan keberanian secara terus menerus untuk mempelajari kemunduran bisnis kita menuju kesuksesan. Dalam bisnis, sangat wajar kalau kita belajar dari kesuksesan yang dicapai pesaing kita. Namun yang penting, bagaimana kita harus menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat oleh pesaing kita itu. Kita juga harus selalu siap menghadapi perubahan-perubahan yang selalu ada dalam kehidupan bisnis.
Upaya-upaya mencipta ide-ide terbaik yang bersifat competitive advantage saya kira menjadi sangat penting, dan kalau perlu kita gabung-gabungkan ide-ide terbaik dari para pesaing kita.
Dengan kata lain, sebagai seorang entrepreneur, kita pun harus senantiasa setiap saat selalu membuka mata dan telinga terhadap suatu kesempatan atau peluang. Sebab, disamping faktor rejeki, maka peluang itu juga menyangkut dengan faktor nasib kita. Bila kita mampu melakukan hal itu, tidak mustahil kesuksesan akan dapat kita raih.
Saya yakin, kita semua pasti mendambakan kesuksesan. Ingin memperoleh yang sebaik-baiknya dari perjalanan hidupnya. Tidak ada orang yang bisa mendapatkan kenikmatan dari hidup yang terus merangkak-rangkak, kehidupan yang setengah-setengah. Sukses berarti banyak hal yang mengagumkan dan positif. Sukses berarti kesejahteraan pribadi: rumah bagus, keamanan di bidang keuangan dan kesempatan maju yang maksimal, serta berguna bagi masyarakat. Sukses juga berarti memperoleh kehormatan, kepemimpinan, dan disegani.
Dengan demikin sukses berarti self respect, merasa terhormat, terus menerus merasa bahagia, dan merasakan kepuasan dari kehidupannya. Itu artinya, kita berhasil berbuat lebih banyak yang bermanfaat. Dengan kata lain, sukses berarti menang! Namun sayangnya, di era globalisasi seperti sekarang ini, tidak semua entrepreneur berani menyebutkan, bahwa dirinya telah mencapai kesuksesan.
Sebaliknya, saya justru berpendapat bahwa kita sebagai entrepreneur harus berani menyatakan dirinya sukses. Karena dengan keberanian kita menyatakan sukses, akan membangkitkan kepercayaan diri. Dengan kepercayaan diri yang besar itu, kita akan lebih bersemangat untuk meraih kesuksesan. Dan saya tetap yakin, betapa pun sibuknya entrepreneur-entrepreneur yang sukses, ia akan tetap siap membantu teman-teman yang memerlukannya. Dan, mereka semakin percaya pada Tuhan sebagai suatu kekuatan besar.



March 30th, 2009 at 06:10
Salam Pak Purdi,
Saya sangat tertarik membaca biografi Anda dan beberapa pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi saya. dapatkah saya mengajukan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan bisnis yang sangat saya harapkan nanri ?
April 2nd, 2009 at 05:16
Saya berani mengatakan saya SUKSES…memang dalam perjalanan menjadi pengusaha sukses itu tidak lah semudah membalikkan tangan… walaupun telah ACTION masih ada tahap yg panjang yg harus dilalui dengan konsistensi dan fokus yang penuh… terima kasih pak Purdi atas Virus yg diberikan… dan saya senang pak Purdi udah mulai Ngeblog lagi…sampai jumpa di dunia blogger dan di seminar nantinya
April 3rd, 2009 at 22:00
Saya alumni EU angkatan 3 Bontang Kaltim. Saya ada pertanyaan , orang sukses biasanya berasal dari kota besar ( Jakarta , Surabaya , dll ) karena memang di kota besar banyak peluang bisnis. Bagaimana jika di kota kecil & peluang bisnis tidak sebanyak di kota besar ? Dan saya berniat berbisnis di kota kecil ini sekaligus berusaha untuk memajukan kota ini.
Syamsul Ahmad,AM.K Reply:
April 17th, 2009 at 12:50
klo boleh sy jawab pertanyaan bpk,,bhw tdk semua orng2 yg sukses berasal dr saudagar kota besar,,memng sih penglaman n pembelajaran yg mereka dpt dr kota besar menuntn mereka untk sllu sukses krn mampu untuk mengmbil kesempatan serta brani mngmbil resiko dr pekerjaan yg mereka geluti,,namun mereka sllu berfkir positif tdk pernh berfkir untuk gagal,,makanya mereka sukses…kemudian langkah bpk untk membuka peluang bisnis didaerah pedesaan, secara pribadi sy sngt merespon baik,,,knp dmikian? krn sy jg dr pedesaan,,tp alhamdllah bs membuat sdkit usaha didaerah perkoataan tetapi awalnya bergerak dipedesaan..jd skedar saran buat bpk,,jikalau ingn membuka usaha bisnis didaerah pedesaan usahakanlah bisnis itu bs bermanfaat bsar bagi desa bpk,,dngn catatn mengarah kelapangnan kerja bagi yg bpk pekerjakan, kependapatan finansial buat bpk dan karyawan bapk serta tdk kalah pentingnya adalah mengarah kepengembangnan SDM untuk masyarakat didaerah dimana bpk berada,,,Insyaallah bpk akan sukses dan selalu dikenang…salam Syamsul in Parepare Sulawesi selatan.
April 4th, 2009 at 02:25
Salam kenal Pak Purdi. Baru kali ini saya dapat artikel langsung dari bapak dan sebelumnya saya juga terbiasa dengan kutipan kata motivasi dari AE, TDW, MT. Bapak adalah relasi bisnis sukses saya. saya tunggu info terbarunya.
Salam sukses
http://www.indekslink.com
Waralaba IT Peratama
April 4th, 2009 at 02:26
SALAM SUKSES dan terimakasih atas artikelnya
April 10th, 2009 at 22:59
Salam GILA,
Apa yang Bapak tulis bahwa “Seberapa besar rejeki yang kita inginkan,itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil resiko” membuat sebuah pertanyaan bagi saya.
Ketika belum memulai usaha saya berfikir kalau gagal bagaimana. Namun ketika mengikuti Seminar EU yang bapak berikan dan Klas yang telah saya ikuti saya merasa harus merubah haluan pola pikir saya.
Ketika saya merubah haluan saya, saya mudah sekali action. Akhirnya saya membuka usaha kuliner di sekitar pusat pendidikan di Cirebon dengan nama “BAKSO KRAMAT” pada tanggal 6 April 2009 ya begitulah yang ada dalam pikiran. Minggu pertama membuat saya befikir eksta untuk bagaimana cara agar usaha saya ramai karena tagihan kontrakan yang sebentar lagi harus dilunaskan Rp 6.500.000 pada akhir april. Terbesit dalam pikiran “Gimana kalau buat acara UNDIAN BAKSO HADIAH MOTOR”. Otak kiri berjalan, setelah diperhitungkan persoalan utama yakni masalah tempat yang begitu kurang besang (3x4m). Prekiraan 5.000/porsi untuk dapat diundi. Saya bingung apakah saya harus menentukan pengundiannya? atau saya akan undi kalau sudah mencapai target? Bagaimana solusi menurut bapak. Yang harus dipersiapkan untuk menjalankan program saya ini agar bulan ini diharapkan dapat melunasi kontrakan. Saya punya prediksi bahwa akan ramai dan akan terlihat antrian panjang melihat tempat yang hanya cukup 16 0rang saja. Mohon masukan dan bimbingnnya. Salam EU Cirebon Angkatan 6.
Terimakasih atai ide GILA, BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain)
April 10th, 2009 at 23:05
Saya punya Mimpi dan selalu saya ingat ketika bangun dari tidur “BAKSO KRAMAT” akan ada antrian yang panjang. Pikiran berkata: “Wah…sepertinya kampus akan sepi nih karena mahasiswanya berbondong-bondong untuk membeli Bakso”…………
April 19th, 2009 at 02:42
halo pak purdi e chandra……saya masih mahasiswa semester 10 belum lulus lulus….tapi pengen usaha gimana menurut bapak cara-car usaha yang baik untuk saya…saya orang ga punya pak,,,yang ingin sukses dan berpendidikan,,pinterjuga ga biasa-biasa saja.
April 20th, 2009 at 20:28
terimakasih pak purdi yang teleh menjerumuskan saya ke jurang yang benar, saya telah mempraktekkan sebagian ilmu yang saya dapat dari mentoring di enterpreneur university dan sekarang saya benar benar telah keluar dari perusahaan untuk memajukan diri menjadi enterpreneur, bersyukur saya bisa membeli rumah dengan modal dengkul dan sedang membangun usaha dengan modal dengkul pula (semua lewat pembiayaan bank), dan bersyukur pula dari hasil usaha tersebut saat ini belum bisa untuk menopang angsuran hampir tiap akhir bulan selalu didatangi debt collector sampai sampai sekarang rumah tersebut hampir mendekati proses sita ke panitia lelang, dan sekarang saya sedang mengalami kenikmatan yang luar biasa hampir seluruh saudara hilang kepercayaannya terhadap saya, keluarga hampir berantakan, cercaan datang silih berganti. Mudah mudahan saya bisa melewati masa masa kritis ini dengan tetap tersenyum dan bersyukur kepada Tuhan Yamg Maha Esa. Terimakasih Pak Purdi dan semua mentor2 Enterpreneur University
Yogi Reply:
April 21st, 2009 at 06:49
dear pak budi,
nasib anda hampir sama persis dengan saya 4 tahun yang lalu, anda hebat masih bisa mensyukuri keadaan anda saatmitu. Saa saat itu marah dan benci sama EU, krn saya pikir EU yg telah menjerumuskan saya. Alhamdulillah untun saya dipertemukan dgn seseorang yang sangat luar biasa, beliau bilang begini, tidak ada keputusan yang salah…semuanya benar. minimal suatu saat anda akan mengatakan itu benar… dari situ saya rubah cara berfikir saya dan lebih mensyukuri seperti anda. Alhamdulillah, ahirnya saya menemukan jalan yang terbaik.
Jalan hidup manusia memang berbeda beda, tidak ada yang percis sama, ada yang langsung sukses, ada yang harus melewati dulu jalan yang berliku, ada yang cuma jalannya lurus, dsb dst. keep moving saudaraku… jangan diam, bergerak terus, temuin semua teman2, sahabat2 lama anda… akan ada selalu sahabat sejati… begerak…bergerak… dan bersilahturahmi terus…
April 23rd, 2009 at 20:14
terimakasih atas supportnya mas yogi mudah mudahan kita bisa ketemu dan saling sharing, bagaimana mas yogi bisa keluar dari semua persoalan yang telah mas yogi alami
April 28th, 2009 at 07:58
salam GILA dr saya di tanjung Selor Kaltim Saya berharap dapat EU mngadakan seminar di Kota saya sebab sayang senang sekali baca buku Pak Purdi dan virus sukses sudah tertular saya . jk tak kberatan tolong saya di kiasih tip tuk tetap smngat krn orang sekitar saya sll membuat saya lemah . trima kasih atas bantuannya >
May 10th, 2009 at 22:00
salam pak purdi, pak saya dari cirebon. tolong beri tahu yang terbaik dari bapak caranya?
June 9th, 2009 at 09:38
Salam Sukses Buat Qta Smua
Pak Saya Pengen Tau lbih Detail Tentang mendapatkan pinjaman Bank
tanpa anggunan . Saya pengen sekali punya peternakan dan kios ikan hias di kota saya . jd tolong bantu kasi tips n trik tuk mendapatkan hutang .
terima Kasih
salam action
August 15th, 2009 at 21:13
saya belajar jadi enterpreneur nih…
saya lagi memulai bisnis e-commerce dengan membuka website business to business ato yg sering dibilang b2b silahkan teman2 ato saudara2 yg mau liat ke http://www.tradegigs.com mohon saran dan kritik nya okay!
Ditunggu
Regards
Jansens
TradeGigs.com
December 30th, 2010 at 11:41
[...] kita harus punya keberanian. Tak hanya berani mimpi, tapi juga berani mencoba, berani gagal, dan berani sukses. Saya kira hal ini penting dan harus kita miliki. Selain itu, kita juga harus optimis, maka akan [...]
January 10th, 2011 at 12:23
NGGAK SETIAP ORANG BISA SUKSES SEPERTI ANDA,TAPI SETIAP ORANG PASTI PENGEN SUKSES SEPERTI ANDA1