<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Otak Kanan itu Semakin Penting</title>
	<atom:link href="http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/</link>
	<description>Cara "GILA" Jadi Pengusaha</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Sep 2011 07:54:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: runD</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-871</link>
		<dc:creator>runD</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 16:46:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-871</guid>
		<description>HIDUP OTAK KANAN...!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>HIDUP OTAK KANAN&#8230;!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suhe</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-461</link>
		<dc:creator>suhe</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 04:47:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-461</guid>
		<description>mantap informasinya..
thanX&#039;s
barokallohu fiik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mantap informasinya..<br />
thanX&#8217;s<br />
barokallohu fiik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi Arezky</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-440</link>
		<dc:creator>Andi Arezky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 15:19:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-440</guid>
		<description>??? Mantap gan!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>??? Mantap gan!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: panggalimalima</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-438</link>
		<dc:creator>panggalimalima</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 09:23:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-438</guid>
		<description>Inti Surat: Akan mengusulkan tentang                                         Kepada Yth Pak Purdi           .                ARiSAN Entrepreneur: PUAS-UNTUNG                                                                        .                Untuk Komunitas EU (seINDONESIA)

                                                                              

Saya PANGGAH, EU 55,Yogya

Dari rasa keinginan untuk lebih mengintensifkan kesolidan di komunitas EU (yang ba-rangkali bisa sekalian untuk EU seINDONESiA nantinya?), saya ingin menyampaikan USULAN tentang ARiSAN.  ARiSAN yang ingin saya usulkan kurang lebih semacam

di “Arisan Sepeda motor”,dsb, tapi disini lebih akan tertekankan pada lebih kentalnya basis rasa kekeluargaan, sehingga beaya-beaya yg “lepas keluar lingkaran” menjadi relatif  tidak perlu ada, karena beaya-beaya tersebut, semacam: beaya penyelenggara, beaya-beaya untuk antisipasi yang berkenaan dengan masalah hukum, dsb, menjadi ti- dak perlu ada.  Dan selanjutnya saya sampaikan sbb:

 

Dari pertimbangan sbb:

   1).Anggota EU pada tingkat “pemula” biasanya masih relatif mudah kesulitan dana    yang bersifat mendadak, walau hanya senilai misalnya 10jt, untuk misalnya perlu se-gera menangkap peluang emas didepan mata, (untuk DP Ruko misalnya), sehingga rasanya perlu adanya media “kumpul-kumpul” yang sarat terdasari itikad ingin be-nar-benar saling bantu /tolong menolong.

   2).Anggota EU pd tingkat “pemula” kadang cukup mengalami ketidak mafhuman-

bila akan cari-cari advis atau tanya-tanya solusi atas persoalan yang ”dihadapi”nya, dalam arti: kepada siapa tepatnya dia bertanya &amp; dimana.

   3).Dari kondisi 1&amp;2, menjadikan pemikiran perlu adanya wadah (utk penampungan dan pemberian solusi) atas “permasalahan-permasalahan” tersebut, terutamanya bagi  anggota-anggota pemula seperti itu.

   4).Media Arisan, adalah efektif untuk sarana &amp; fasilitas pengintensifan kesolidan a-nggota–anggota EU secara keseluruhan (dan hal ini merupakan tindak lanjut dari kon-sep-konsep  yang sudah dicanangkan EU)

   5).Untuk fungsi &amp; tujuan yang lain-lainnya lagi.

.               ................. MAKA......., DiUSULKAN media ARiSAN ini...!!

 

Pola &amp; Uraian dari ARiSAN:

1*..Anggota, kita kelompokkan tiap 40 person, dari berbagai angkatan. Hal:”40 person” ini, dengan pertimbangan agar:  i) Interaksi antar anggota masih relatif cukup bisa ter-  akomodir dengan baik. ii) Ikatan pemonitoran antar anggota, dan PENGAWASAN dari anggota yg lain terhadap anggota yg “sudah dapet”  bisa terasa masih dalam jangkauan yang “ideal”. Hal ini berkenaan dengan pertimbangan “hitungan-hitungan pahit”-nya).

 

2*..Iuran ARiSAN tertentukn 250rb saja, agar relatif msh ringan saat mngambil dr saku. (jadi ‘dapet’nya 10jt). “Nilai” 250rb tersebut juga utk bila kebetulan terjadi suatu kon-disi minus dari “seorang” anggota  maka nilai tersebut masih menjadi “terlalu kecil” untuk bila kaitannya akan dengan ”mempertaruhkan” kredibilitas diri.                                             

 

3*..Bagi anggota yang ingin “lebih memanfaatkan” media ARiSAN ini bisa juga ikut di “kelompok 40” yg lain lagi &amp; ”tanpa batas”, krn dlm hal ini  interaksi (&amp;”pengawasan”) akan selalu “sdh tersistem” sbb: “Beban keuangan setiap anggota ditiap kelompok ARi-SAN selalu sebatas 250rb/bulan, dan hal itu dengan “termonitor” oleh: 40 teman.                                                        Atau anggota EU yang ingin menjalin komunikasi intensif yg lebih luas lagi, bisa juga ikut “kelomok 40” di kota-kota yang berbeda.  Jadi, ketentuan nomer: 1&amp;2 diatas tdk berarti  “membatasi” hasrat keinginan-keinginan (anggota) utk bila akan lebih luas lagi menjalin jaringan, ataupun dalam hal ”maksud yang lebih besar” memanfaatkn konsep ARiSAN tersebut untuk segi kesempatan memperoleh “fasilitas” dana (ARiSAN) yang lebih besar, maupun hal yang lain-lain lagi.

 

4*..Tempat bisa bergiliran, tp mungkin perlu ketentuan batasan konsumsi, yg disediakan yaitu: misalnya skedar minum saja, dan yg “menyediakan lebih” justru merupakan “pe-langgaran”, krn hal-hal begini selain mnjadikn acara tdk efektif &amp; efisien, juga kadang justru menimbulkan hal yg kontra produktif di giliran waktu-waktu selanjut-slanjutnya.

 

5*..Uraian istilah PUAS-UNTUNG:  Penerima ARiSAN didasarkan pada pemusyawara-han semua anggota yg berdasarkan USULAN dari siapapun anggota yg merasa baru sa-ngat membutuhkan disaat itu. Bila ada lebih dari satu yg lagi “kuat” membutuhkannya, (dan ini memang yg akan “selalu” terjadi [??] ), mk diadakan LOMBA BERKORBAN diantara mereka dalam bentuk: banyak-banyakan masukin dana ke KAS. (bisa diisti-lahkan juga LELANG). Siapa yg akan paling besar berkorban, mk itu adalah sebagai in-dikasi “gentingnya” kebutuhan anggota tersebut saat itu, dan sehingga si-dialah yang perlu dibantu (dapet ARiSAN). Uang KAS tidak lari kemana-mana, karena uang tsb nantinya untuk terhadiahkan bagi penerima ARiSAN yang diakhir-akhir.  Maka  teris- tilahkan: PUAS-UNTUNG, karena yang menerima diawal-awal merasa PUAS karena merasa bisa sangat terbantu menangkap peluang “yang EMAS”, dan Penerima yg akhir-akhir juga tdk perlu sedih karena “dapet” UNTUNG,  krn dlm hal ini bisa saja terjadi, siPenerima akhir-akhir itu baru memasukkan iuran senilai misalnya 28 kali=7jt (dari seharusnya 40 kali), tahu-tahu sudah saatnya “dapet” yang 10jt, karena kumpulan “pe-ngorbanan-pengorbanan” rekan-rekan penerima yang di awal-awal.

 

6*..Dari tiap 40 anggota, terposisikan 10 “anggota” yg: Super Senior, Senior, Cukup Senior (mungkin dalam hal ini perlu “penunjukan-langsung” oleh Pak Purdi *??). Beliau-beliau Senior tadi guna untuk sebagai paling pemberi advis...  Dan lebih pen- ting lagi, adalah guna: “tertempatkan” beliau-beliau sebagai penerima-penerima akhir.. karena beliau-beliau itu tentu sdh tdk begitu perlu tentang dana darurat. Bahkan bisa terjadi, saat beliau tiba giliran jatahnya menerima..malah tidak mau mengambil.. &amp;... menyerahkan seluruhnya masuk KAS.  “Menghadapi” hal seperti ini tentu yunior-yunior TiDAK BOLEH menolak..!!  Sang SuperSenior s/d Cukup Senior  mungkin saja tidak harus rutin sekali hadir di tiap bulannya, tapi sebagai gantinya “sekiranya” beliau lebih siap meluangkan waktu disaat yang lain, diluar pas acara ARiSAN, untuk “khususnya” ”membimbing” pada 40 person “asuhannya”. Dan  ini skaligus sebagai    sisi PENGABDIAN  dari Senior-Senior EU pada almamater tercinta kita.

 

Demikian surat  USULAN saya pada  Pak Purdi, kalau-kalau BiSA terpertimbangkan. Dan bila ada salah atas yang saya sampaikan saya mohon maaf, dan bila dirasa hal ini ”baik-baik saja untuk dijalankan”..ya tentu..“restu” Pak Purdi akan sangat melempang-kan terbentuknya acara-acara ini diseluruh komunitas EU tercinta..seINDONESiA.                                                                       Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Inti Surat: Akan mengusulkan tentang                                         Kepada Yth Pak Purdi           .                ARiSAN Entrepreneur: PUAS-UNTUNG                                                                        .                Untuk Komunitas EU (seINDONESIA)</p>
<p>Saya PANGGAH, EU 55,Yogya</p>
<p>Dari rasa keinginan untuk lebih mengintensifkan kesolidan di komunitas EU (yang ba-rangkali bisa sekalian untuk EU seINDONESiA nantinya?), saya ingin menyampaikan USULAN tentang ARiSAN.  ARiSAN yang ingin saya usulkan kurang lebih semacam</p>
<p>di “Arisan Sepeda motor”,dsb, tapi disini lebih akan tertekankan pada lebih kentalnya basis rasa kekeluargaan, sehingga beaya-beaya yg “lepas keluar lingkaran” menjadi relatif  tidak perlu ada, karena beaya-beaya tersebut, semacam: beaya penyelenggara, beaya-beaya untuk antisipasi yang berkenaan dengan masalah hukum, dsb, menjadi ti- dak perlu ada.  Dan selanjutnya saya sampaikan sbb:</p>
<p>Dari pertimbangan sbb:</p>
<p>   1).Anggota EU pada tingkat “pemula” biasanya masih relatif mudah kesulitan dana    yang bersifat mendadak, walau hanya senilai misalnya 10jt, untuk misalnya perlu se-gera menangkap peluang emas didepan mata, (untuk DP Ruko misalnya), sehingga rasanya perlu adanya media “kumpul-kumpul” yang sarat terdasari itikad ingin be-nar-benar saling bantu /tolong menolong.</p>
<p>   2).Anggota EU pd tingkat “pemula” kadang cukup mengalami ketidak mafhuman-</p>
<p>bila akan cari-cari advis atau tanya-tanya solusi atas persoalan yang ”dihadapi”nya, dalam arti: kepada siapa tepatnya dia bertanya &amp; dimana.</p>
<p>   3).Dari kondisi 1&amp;2, menjadikan pemikiran perlu adanya wadah (utk penampungan dan pemberian solusi) atas “permasalahan-permasalahan” tersebut, terutamanya bagi  anggota-anggota pemula seperti itu.</p>
<p>   4).Media Arisan, adalah efektif untuk sarana &amp; fasilitas pengintensifan kesolidan a-nggota–anggota EU secara keseluruhan (dan hal ini merupakan tindak lanjut dari kon-sep-konsep  yang sudah dicanangkan EU)</p>
<p>   5).Untuk fungsi &amp; tujuan yang lain-lainnya lagi.</p>
<p>.               &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. MAKA&#8230;&#8230;., DiUSULKAN media ARiSAN ini&#8230;!!</p>
<p>Pola &amp; Uraian dari ARiSAN:</p>
<p>1*..Anggota, kita kelompokkan tiap 40 person, dari berbagai angkatan. Hal:”40 person” ini, dengan pertimbangan agar:  i) Interaksi antar anggota masih relatif cukup bisa ter-  akomodir dengan baik. ii) Ikatan pemonitoran antar anggota, dan PENGAWASAN dari anggota yg lain terhadap anggota yg “sudah dapet”  bisa terasa masih dalam jangkauan yang “ideal”. Hal ini berkenaan dengan pertimbangan “hitungan-hitungan pahit”-nya).</p>
<p>2*..Iuran ARiSAN tertentukn 250rb saja, agar relatif msh ringan saat mngambil dr saku. (jadi ‘dapet’nya 10jt). “Nilai” 250rb tersebut juga utk bila kebetulan terjadi suatu kon-disi minus dari “seorang” anggota  maka nilai tersebut masih menjadi “terlalu kecil” untuk bila kaitannya akan dengan ”mempertaruhkan” kredibilitas diri.                                             </p>
<p>3*..Bagi anggota yang ingin “lebih memanfaatkan” media ARiSAN ini bisa juga ikut di “kelompok 40” yg lain lagi &amp; ”tanpa batas”, krn dlm hal ini  interaksi (&amp;”pengawasan”) akan selalu “sdh tersistem” sbb: “Beban keuangan setiap anggota ditiap kelompok ARi-SAN selalu sebatas 250rb/bulan, dan hal itu dengan “termonitor” oleh: 40 teman.                                                        Atau anggota EU yang ingin menjalin komunikasi intensif yg lebih luas lagi, bisa juga ikut “kelomok 40” di kota-kota yang berbeda.  Jadi, ketentuan nomer: 1&amp;2 diatas tdk berarti  “membatasi” hasrat keinginan-keinginan (anggota) utk bila akan lebih luas lagi menjalin jaringan, ataupun dalam hal ”maksud yang lebih besar” memanfaatkn konsep ARiSAN tersebut untuk segi kesempatan memperoleh “fasilitas” dana (ARiSAN) yang lebih besar, maupun hal yang lain-lain lagi.</p>
<p>4*..Tempat bisa bergiliran, tp mungkin perlu ketentuan batasan konsumsi, yg disediakan yaitu: misalnya skedar minum saja, dan yg “menyediakan lebih” justru merupakan “pe-langgaran”, krn hal-hal begini selain mnjadikn acara tdk efektif &amp; efisien, juga kadang justru menimbulkan hal yg kontra produktif di giliran waktu-waktu selanjut-slanjutnya.</p>
<p>5*..Uraian istilah PUAS-UNTUNG:  Penerima ARiSAN didasarkan pada pemusyawara-han semua anggota yg berdasarkan USULAN dari siapapun anggota yg merasa baru sa-ngat membutuhkan disaat itu. Bila ada lebih dari satu yg lagi “kuat” membutuhkannya, (dan ini memang yg akan “selalu” terjadi [??] ), mk diadakan LOMBA BERKORBAN diantara mereka dalam bentuk: banyak-banyakan masukin dana ke KAS. (bisa diisti-lahkan juga LELANG). Siapa yg akan paling besar berkorban, mk itu adalah sebagai in-dikasi “gentingnya” kebutuhan anggota tersebut saat itu, dan sehingga si-dialah yang perlu dibantu (dapet ARiSAN). Uang KAS tidak lari kemana-mana, karena uang tsb nantinya untuk terhadiahkan bagi penerima ARiSAN yang diakhir-akhir.  Maka  teris- tilahkan: PUAS-UNTUNG, karena yang menerima diawal-awal merasa PUAS karena merasa bisa sangat terbantu menangkap peluang “yang EMAS”, dan Penerima yg akhir-akhir juga tdk perlu sedih karena “dapet” UNTUNG,  krn dlm hal ini bisa saja terjadi, siPenerima akhir-akhir itu baru memasukkan iuran senilai misalnya 28 kali=7jt (dari seharusnya 40 kali), tahu-tahu sudah saatnya “dapet” yang 10jt, karena kumpulan “pe-ngorbanan-pengorbanan” rekan-rekan penerima yang di awal-awal.</p>
<p>6*..Dari tiap 40 anggota, terposisikan 10 “anggota” yg: Super Senior, Senior, Cukup Senior (mungkin dalam hal ini perlu “penunjukan-langsung” oleh Pak Purdi *??). Beliau-beliau Senior tadi guna untuk sebagai paling pemberi advis&#8230;  Dan lebih pen- ting lagi, adalah guna: “tertempatkan” beliau-beliau sebagai penerima-penerima akhir.. karena beliau-beliau itu tentu sdh tdk begitu perlu tentang dana darurat. Bahkan bisa terjadi, saat beliau tiba giliran jatahnya menerima..malah tidak mau mengambil.. &amp;&#8230; menyerahkan seluruhnya masuk KAS.  “Menghadapi” hal seperti ini tentu yunior-yunior TiDAK BOLEH menolak..!!  Sang SuperSenior s/d Cukup Senior  mungkin saja tidak harus rutin sekali hadir di tiap bulannya, tapi sebagai gantinya “sekiranya” beliau lebih siap meluangkan waktu disaat yang lain, diluar pas acara ARiSAN, untuk “khususnya” ”membimbing” pada 40 person “asuhannya”. Dan  ini skaligus sebagai    sisi PENGABDIAN  dari Senior-Senior EU pada almamater tercinta kita.</p>
<p>Demikian surat  USULAN saya pada  Pak Purdi, kalau-kalau BiSA terpertimbangkan. Dan bila ada salah atas yang saya sampaikan saya mohon maaf, dan bila dirasa hal ini ”baik-baik saja untuk dijalankan”..ya tentu..“restu” Pak Purdi akan sangat melempang-kan terbentuknya acara-acara ini diseluruh komunitas EU tercinta..seINDONESiA.                                                                       Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: panggalimalima</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-437</link>
		<dc:creator>panggalimalima</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 09:03:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-437</guid>
		<description>thank u for information</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thank u for information</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nono</title>
		<link>http://www.purdiechandra.net/kecerdasan-emosional/2009/11/otak-kanan-itu-semakin-penting/comment-page-1/#comment-436</link>
		<dc:creator>nono</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 06:44:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.purdiechandra.net/?p=284#comment-436</guid>
		<description>butuh penghayatan lagi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>butuh penghayatan lagi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

