Kecerdasan Emosional Penting Bagi Entrepreneur
Orang Jawa idiom tepat untuk melukiskan pentingnya Kecerdasan Emosional, terutama dalam melakukan sesuatu untuk mewujudkan keingingan atau impian. Ngundung, artinya melakukan suatu tindakan dengan keteguhan hati. Jadi, kalau kita sudah Ngundung, sesuatu yang kita yakini bakal tercapai dengan mengedepankan intuisi atau optimisme dalam bertindak akan membuat sesuatu yang semula kita angankan benar-benar menjadi kenyataan atau cepat terwujud. Kebiasaan untuk selalu Ngundung sangat penting bagi seseorang Entrepreneur dalam memulai atau mengembangkan bisnis. Oleh karena dengan demikian seorang entrepreneur akan lebih sering memaksimalkan peran otak kanannya ketimbang hitungan-hitungan rasional yang hanya membuat kita mendeg dan takut melangkah.
Kembali dalam budaya Jawa ada pepatah, rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas, yang boleh ditafsirkan bahwa jika kita sudah yakin pada pilihan dan langkah kita dalam hidup, apa pun yang terjadi untuk mencapainya kita harus bersikap optimis maju terus pantang mundur. Dengan mengedepankan kecerdasan emosi kita dan lebih menggunakan otak kanan, kita akan menjadi orang yang pemberani, karena memang hanya orang yang pemberani yang sukses menjadi Entrepreneur.
Sejak kita sekolah, kita cenderung diarahkan selalu menggunakan otak kiri dan kita pun terbentuk menjadi pribadi yang selalu berfikir lurus dan serba linear, urut. Sehingga, meskipun pandai, kita tidak akan pernah jadi orang yang berani, selalu berhitung dan selalu takut melangkah. Yang pasti, keberanian seorang Entrepreneur untuk membuka usaha itu sama dengan keberanian menghadapi resiko. Kalo kita selalu berhitung dan mengedepankan otak kiri, resiko akan selalu dilihat sebagai bahaya, karena itu harus dijauhi, tetapi kalau dengan pandangan otak kanan, maka risiko itu justru sebuah peluang meraih rezeki. Oleh kerena itu harus didekati. Risiko besar maka peluang rezekinya pun besar, tapi kalo resikonya kecil jelas rezekinya pun kecil, itu hal yang pasti.



October 24th, 2009 at 22:48
betul pak utang buanyak rejeki malah buanyak…..bravo hutang..
[Reply]
October 26th, 2009 at 20:10
berani boleh …….. tapi tidak boleh bonek , tul kan , optimis boleh tp juga tidak boleh lupa perhitungan
[Reply]
October 27th, 2009 at 09:44
Pak Purdi, kapan ya ada seminar EU di Jakarta….kalau ada email saya di nangkos_23@yahoo.co.id, trims.
[Reply]
November 1st, 2009 at 00:28
lantas bagaimana cara kita agar bisa menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan?
[Reply]
November 1st, 2009 at 15:38
saya setuju dengan pendapat pk purdi,tapi tentu juga kita tak boleh meremehkan fungsi otak kiri,mengingat allah ciptakan kita sempurna dengan adanya kaki kiri dan kaki kanan sebagai salah satunya,coba kita lihat cepetan mana kita lari menggunakan satu kaki atau dua kaki,tentu lebih cepat menggunakan 2 kaki,kesimpulannya pergunakan /optimalkan kedua otak kita sebagai tanda syukur atas apa yang allah berikan,pergunakan otak kanan sebagai awal dobrakan memulai bisnis selanjutnya pergunakan otak kiri sebagai backup,pasti bisnis kita akan jauh lebih pesat perkembangannya,mohon maaf hanya comment aja,wassalam
[Reply]
Pongki Reply:
November 11th, 2009 at 13:33
Sepakat!! Brad Sugars, pengusaha internasional dan konsultan bisnis, juga bilang kecerdasan (IQ & EQ) adalah senjata pengusaha. Tapi, dia juga nambahin wawasan itu juga penting. Brad Sugars mau datang tanggal 26 November 2009 nanti untuk berbagi wawasan dan memberi konsultasi bisnis dengan pengusaha di Indonesia. Ini URL untuk Info Lengkapnya.
b-training.co.cc/c-continue
[Reply]