Kaya Ide, Miskin Keberanian…
Ada sebuah pertanyaan menarik dari seorang peserta “Entrepreneur University” angkatan ketiga saat mengikuti kuliah perdana. “Saya begitu banyak ide bisnis, tapi nyatanya tak ada satu pun ide bisnis terealisir. Akibatnya, saya hanya sekedar kaya ide, tapi bisnis tak ada?” tanya peserta yang kebetulan ibu rumah tangga itu.
Saya kira, pertanyaan atau kejadian sepert itu tak hanya dialami oleh ibu tadi, tapi juga cukup banyak dialami oleh kita semua, bahkan yang namanya ide bisnis itu ada saja. Tapi, yah hanya sekadar ide bisnis, sementara bisnisnya nol atau tidak terwujud sama sekali. Terkadang ide yang tidak kita realisir justru sudah dicoba lebih dulu oleh orang lain. Dalam konteks ini, saya berpendapat, sebenarnya untuk membuat bisnis memang dibutuhkan ide. Hanya saja, karena kita hanya kaya ide, namun miskin keberanian untuk mencobanya, maka yang berkembang adalah idenya, sedang bisnisnya nol.
Menurut saya, miskinnya keberanian itu bermula ketika kita mendapat pendidikan di sekolah atau di bangku kuliah, yang kita dapat hanyalah teori semata. Jadi, kita terlalu banyak berteori, tapi miskin praktik. Akibatnya, ketika kita kaya ide, miskin keberanian. Artinya, kalau kita hanya menguasai teori, namun kalau tidak bisa dipraktekkan, maka ide bisnis sehebat apa pun akan sulit menjadi kenyataan. Yah, seperti halnya kita belajar setir mobil. Kalau kita hanya teorinya, tapi tak pernah mencoba atau mempraktikkannya, tentu tetap tidak bisa setir mobil.
Jadi, saya kira, persoalannya terletak pada, bagaimana kita yang semula hanya kaya teori atau hanya sekadar bermain logika atau istilah lainnya hanya mengandalkan otak kiri, kemudian bisa berpikir atau bertindak dengan otak kanan. Saya yakin, jika kita mampu juga menggunakan otak kanan, maka seperti pada saat setir mobil. Serba otomatis, tidak lagi harus berpikir, semua sudah di bawah sadar kita.
Kalaupun, di saat kita praktik setir mobil atau mempraktikkan teori kita itu, terjadi berbagai kendala, seperti di saat kita memasukkan mobil ke garasi, mobil kita sedikit rusak karena nyenggol pagar misalnya, saya kira ngaak masalah. Begitu juga, ketika kita kecil belajar bersepeda, mengalami jatuh beberapa kali, itu sudah biasa. Tapi akhirnya, bisa juga kita naik sepeda. Artinya, kita baru bisa naik sepeda setelah pernah mengalami jatuh beberapa kali.
Di bisnis, saya kira itu juga sama. Kita harus ada keberanian untuk jatuh dan bangun. Sebaliknya, kalau kita tidak ada keberanian seperti itu, bisnis sekecil apa pun tak akan ada. Dan, kalau kita biarkan ide bisnis itu, akibatnya kita hanya kaya ide bisnis, tapi miskin duitnya. Saya yakin, dengan keberanian itulah akan mendatangkan duit. Oleh karena itulah, menurut hemat saya, lebih baik kita berani mencoba dan gagal dari pada gagal mencoba. Anda berani mencoba?



April 14th, 2009 at 18:32
Apa obat terampuh untuk berani.
“Ibarat menyebrang jurang dengan hanya seutas tali saja” Bagaimana untuk menumbuhkan keberanian itu???
Saya tidak berani terjun dari pesawat terbang walau dengan adanya alat bantu keselamatan, seperti yang ada di TV-TV. Mohon bimbingannya…
[Reply]
admin Reply:
April 14th, 2009 at 19:26
jangan bayangkan resiko yg nggak enak, bayangkan resiko yang enak…
[Reply]
hasan Reply:
October 28th, 2009 at 11:43
saya sudah punya keberanian.. tapi saya mentok pada modal finansial….
bagaiman menyelesaikan masalah modal finansial mengunakan keberainan..
mohon di balas…
[Reply]
Pramudita Reply:
January 23rd, 2010 at 19:14
Kalau sudah berani, semua rintangan dan halangan tidak akan menjadi masalah.
Apakah Anda yakin sudah berani, atau hanya sekedar teori untuk berani?
April 18th, 2009 at 09:45
saya berani dan sudah saya praktekkan , hasilnya sungguh luar biasa..
thx, By artanet
[Reply]
April 18th, 2009 at 09:47
emang bisnis hanya untuk orang yg berani dan bernyali besar, klo gag punya nyali mending jangan deh, dont try , ok,thx. by arta
[Reply]
April 18th, 2009 at 09:51
dunia bisnis penuh dengan tantangan namun jika kita bsa melewati semua itu, kita akan merasakan kepuasan yg tdk ternilai hrganya,semangat!!!!
[Reply]
April 25th, 2009 at 13:32
pak. mau kenalan….
gmn yow cara nya jadi orang sukses sehebat bapak???
terima kasih
[Reply]
May 17th, 2009 at 13:46
good idea!! i will try for this good idea..
[Reply]
July 12th, 2009 at 19:09
membuka bisnis bukan untuk jadi kaya tapi untuk bertahan hidup
[Reply]
July 12th, 2009 at 19:12
kalau gak kepepet lebih baik jangan buka bisnis, cari pekerjaan bagus sana….
[Reply]
July 12th, 2009 at 19:16
sekarang saya bener2 kepepet ..cari pekerjaan bagus sangat sulit, tapi aku harus makan….harus bisa bertahan hidup, saya gak punya ide saya juga gak punya keberanian….terpaksa saya hanya jualan martabak manis,
[Reply]
July 24th, 2009 at 14:29
Saat ini saya sedang mencari tempat untuk usaha, tapi saya kok masih menyimpan rasa ragu dan takut.
Mohon pencerahannya untuk mengatasinya.
Thanks
Kang Rachmat
[Reply]
September 13th, 2009 at 10:01
Saya juga kaya ide gagasan baru di dunia internet marketing. Tapi saya tidak punya cukup waktu untuk melaksanakannya. Akhirnya saya berusaha menjual ide-ide naru saya tersebut. Sayangnya setiap orang yang saya tawari selalu menanyakan “bisakah anda kasih contoh salah satu yang sukses di interner dengan menerapkan ide tersebut??”.
Namanya ide/gagasan baru di internet, ya jelas belum ada sebelumnya di internet. Kalo sudah ada contohnya ya bukan baru namanya. Itu namanya menjiplak ide orang.
[Reply]
October 7th, 2009 at 13:19
iya…gimana cara membuang rasa takut rugi dalam diri kita untuk memulai bisnis?
[Reply]
citra Reply:
February 2nd, 2010 at 22:53
lakukan dari yang mudah dan reealistis menurut mas..
[Reply]
October 31st, 2009 at 00:07
saya seorang praktisi mahasiswa berumur 19th yang sudah brani terjun dalam dunia usaha ,,
sekarang ini saya membuka laundry dan ingin mengembangkan usaha saya kelak nantinya ,,
apakah ada saran untuk ide/gagasan saya ini ????
terima kasih
SALAM SUKSESSSSSSS
EU52_JOGJA
[Reply]
November 15th, 2009 at 11:21
Jadi orang yang berani gagal, akan mencapai kesempurnaan ide.
[Reply]
January 4th, 2010 at 10:48
kalau saya berbeda..
saya kaya akan ide, kaya akan keberanian, namun bingung harus memulai darimana..
Ada saran buat saya pak?
[Reply]
citra Reply:
February 2nd, 2010 at 22:49
satu-satu dulu mas.. apa dari kebun emas dulu atau apa yang dirasa cocok untuk diri sendiri. setelah meendapat untung walau sedikit hati akan puas. seperti saya dan suami dulu coba beli emas di harga yang seebenarnya saat itu mas lagi cukup mahal. alhamdulillah setelah beberapa bulan mas saya terjual. untungnya lumayan. sampai saat ini kita sudah lakukan 3x transaksi jual beli emas. transaksi I kita untung 6 juta. transaksi II 3 jt, sedangkan transaksi terakhir 15 juta. kini setelah ikut seminar pak rully hati rasa terbakar ingin melaksanakan. kita adakan simulasi transaksi emas dlm 1,2,3 bulan. masukkan kemungkinan untung 10-20 rb rupiah saja terenyata benar kita untung fantastis. cara ini sedikit berbeda dg metoda pak ruly yg mengatakan semakin lama emas dititip di bank dlm bentuk gadai kita untung misalnya dalm jk waktu 3-5 th. menurut saya itu sama sekali tidak benar!!! karena biaya titip akan semakin besar yg bahkan bisa membuat kita tekor. yang benar, bila kita menggadaikan emas dalam hitungan hari s/d maksimal 4 bulan i.Allah kita untung besar. pertanyaannya “apakah itu mungkin?” jawabannya “SANGAT MUNGKIN!!” bila kita mebeli saat harga emas sedang melonjak tak menentu, dalam hitungan hari atau dalam 3 bulan terus turun naik disanalah kesempatan kita panenn!! begitu emas mencapai keuntungan bersih 10 ribu saja segera lepas. jadi kalau anda takut rugi tapi punya modal besar, coba saja beli emas tapi jangan digadaikan ke Bank. simpan saja. tunggu kenaikan harga 30-50 ribu anda untung besar. lakukan transaksi 2-3x setahun. dari sana baru anda pelajari metoda pak ruly. buat simulasi. pelajari datanya secara detail. begitu terjadi lonjakan harga mas secara significant seperti gambar denyut jantung segeralah beli atau bisa juga saat emas mulai menunjukkan kecendrungan untuk naik segera beli. jangan lupa berdoa. Karena Tuhan selalu menjadi Penolong bagi orang2 yg percaya kepadaNYA. Seelamat mencoba
[Reply]
February 20th, 2010 at 04:45
Saya sendiri cukup banyak ide binis tapi kalo mau laksanakan selalu terbentur modal dan takut untuk melangkah awal. Mungkin ini penyebab kurang bisa berkembang usaha saya. Thanks Mas
[Reply]