|
Mungkinkah kepribadian seseorang berubah dalam waktu singkat?Suatu percobaan yang melibatkan dua orang kembar identik, yang bertindak, berfikir dan berkepribadian sama, Charmagne dan Genevieve Charles. Saking miripnya, sampai cowok mereka sering tertukar. Jika percobaan berhasil, keesokan harinya mereka akan memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Charmagne(Charm) akan tampak sedih dan pesimis, sedangkan Genevieve(Gen) akan tampak bahagia dan optimis. Start dari jam 7 pagi, mereka yang tidur di tempat yang berbeda, dibangunkan. Tugas pertama mereka adalah mendengarkan musik.
Charm diberi musik yang berirama slow yang diasosiasikan dengan perasaan sedih, sedangkan Gen mendengarkan irama senang dan energik. Untuk mendorong mood berbeda, mereka diminta menonton 2 film yang berbeda. Charm menonton film drama tentang tragedi yang menyedihkan, Gen menonton film komedi yang membuat perasaannya semakin pede.
Sebegitu dasyatnya pengaruh music, film dan bacaan dalam menentukan kepribadian kita. Nah, pertanyaannya, lagu apa yang selalu anda dengarkan? Apakah lagu-lagu patah hati, pesimis, cengeng atau motivasi? Film atau acara TV apa yang paling anda gemari? Telenovela, sadis, porno, bermakna atau tidak? Bagaimana dengan bacaan anda? Koran merah, email ngrumpi tentang boss atau orang lain? Atau sharing tentang cerita-cerita yang memotivasi? Parahnya, itu tidak terjadi satu atau dua hari, tapi terus menerus setiap harinya, bertahun-tahun lamanya. Bayangkan jika sejak kecil anda mendengar,menonton dan membaca hal-hal yang bersifat 'sampah', puluhan tahun hingga sekarang. Seperti tong sampah yang berkarat dan busuk baunya, sukar membersihkannya. Jangan berharap hanya dengan satu kali ikut seminar motivasi, sim salabim, semuanya 'BERUBAH'. Bisa saja, tapi sifatnya tidak permanen atau 'cinema sindrome'. Untuk membuatnya permanen, harus dengan terapi tiap harinya, yaitu terapi hidup positif. Musik dengan bit yang cepat, dipercaya dapat menimbulkan semangat. Kesalahkaprahan banyak orang saat ini, terlalu banyak mendengarkan musik rohani tentang kematian. Sehingga semangat kerjapun rendah. Tidak beda dengan parahnya orang yang mendengar house music terus. Intinya harus ada keseimbangan dan menyesuaikan dengan kebutuhan saat itu
13-12-2007 Published in Virus, Jaya Setiabudi
This entry was posted on 13-12-2007. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a comment.
mXcomment 1.0.5 © 2007-2008 - visualclinic.fr License Creative Commons - Some rights reserved |
|
|||||||||||||




Mungkinkah kepribadian seseorang berubah dalam waktu singkat?
(0 vote)
KEEP POSITIVE THINKING...